UMK Kota Semarang kembali menduduki peringkat pertama di Jawa Tengah dengan nominal Rp3.454.827,00, menjadikannya satu-satunya daerah di provinsi ini yang menembus angka Rp3 juta.
Di sisi lain, UMK terendah tercatat di Banjarnegara dengan nominal Rp2.170.475,32, menempatkannya di peringkat ke-35.
Kesimpulan dan Harapan
Kenaikan UMK Banyumas 2025 ke angka Rp2.338.410,00 adalah langkah yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan pekerja.
Dengan peringkat ke-22 di Jawa Tengah, Banyumas menunjukkan potensi untuk terus berkembang. Pemerintah daerah, pengusaha, dan pekerja perlu bekerja sama untuk memaksimalkan dampak positif dari kenaikan UMK ini.
Apakah kenaikan ini cukup membantu pekerja memenuhi kebutuhan hidup? Mari kita berharap Banyumas semakin maju dengan segala potensi yang dimilikinya!
Editor : Arbi Anugrah
Artikel Terkait