Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Meriah! Haflah Ikhtitamiddurus dan ULTAH ke-35 Ponpes Al Falah Kalisabuk, Berikut Sejarah Singkatnya
Advertisement . Scroll to see content

Rekor Sejarah! Kuota FLPP Naik 1.100% di Era Prabowo, 350.000 Rumah Subsidi Siap Dibangun!

Kamis, 22 Mei 2025 | 15:24 WIB
  • author Muhammad Faizur Rouf
Rekor Sejarah! Kuota FLPP Naik 1.100% di Era Prabowo, 350.000 Rumah Subsidi Siap Dibangun!
Rekor Sejarah! Kuota FLPP Naik 1.100% di Era Prabowo, 350.000 Rumah Subsidi Siap Dibangun!/dok.Sekretariat Presiden

CILACAP.iNewscilacap.id - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencetak sejarah baru dalam upaya pemenuhan kebutuhan perumahan rakyat. Pada kuartal pertama 2025, penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai angka fantastis 53.874 unit rumah subsidi. Ini adalah capaian tertinggi sepanjang sejarah program FLPP diluncurkan di Indonesia. Tak hanya itu, pemerintah juga menetapkan kuota FLPP sebesar 350.000 unit untuk satu tahun berjalan, sebuah rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, atau yang akrab disapa Ara, menyebut pencapaian ini sebagai lompatan monumental di era kepemimpinan Presiden Prabowo. "Capaian FLPP ini merupakan yang paling besar sepanjang sejarah negara Indonesia, khususnya pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto," ujar Ara saat berkunjung ke Kantor BP Tapera di Menara Mandiri II, Jakarta, Selasa (20/5/2025). Ia menambahkan bahwa kuota KPR FLPP untuk rumah subsidi juga meningkat drastis dari sebelumnya 220.000 unit menjadi 350.000 unit.

Dalam kunjungannya, Maruarar Sirait secara langsung menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran BP Tapera atas kerja keras mereka dalam merealisasikan program ini. "Saya, Maruarar Sirait sebagai Menteri PKP, mengucapkan terima kasih kepada jajaran pimpinan dan pegawai BP Tapera yang telah bekerja keras dalam merealisasikan FLPP ini," katanya.

Editor: Arbi Anugrah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut