Gempa M 4,7 Guncang Cilacap, BMKG: Aktivitas Lempeng Indo Australia dan Lempeng Eurasia

Arbi Anugrah
.
Sabtu, 29 Oktober 2022 | 09:05 WIB
Sampak guncangan gempa dirasakan di Cilacap, Kebumen, dan Yogyakarta II-III MMI. Foto: BMKG

CILACAP, iNewsCilacap.id - Gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 4,7 mengguncang Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah pada Sabtu, (29/10/2022) pukul 08.02.45 WIB. Gempabumi yang dirasakan hingga Yogyakarta Selatan ini tidak berpotensi tsunami.

Menurut Kepala Stageof Sleman, Setyoajie Prayoedhie, berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempabumi terletak pada koordinat 8.33 derajat Lintang Selatan 109.09 derajat Bujur Timur.

"Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 67 km arah Tenggara Cilacap Jawa Tengah pada kedalaman 19 km," kata Setyoajie dalam keterangannya.

Menurut dia, dampak guncangan gempa dirasakan di Cilacap, Kebumen, dan Yogyakarta II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan ada truck berlalu). 

Namun dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Indo Australia terhadap lempeng Eurasia.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," ucapnya.

Hingga pukul 08.30 WIB, berdasarkan hasil monitoring BMKG belum menunjukan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selain itu hindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. 

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," pungkasnya.

 

Editor : Arbi Anugrah
Bagikan Artikel Ini