Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Warga Banyumas Terseret Arus Sungai Cangkok, Tim SAR Temukan Korban Telah Meninggal
Advertisement . Scroll to see content

Bupati dan Wakil Bupati Banyumas dari Masa ke Masa: Menelusuri Jejak Sejarah Kepemimpinan

Senin, 23 Desember 2024 | 01:10 WIB
  • author Muhamad Faizur Rouf
Bupati dan Wakil Bupati Banyumas dari Masa ke Masa: Menelusuri Jejak Sejarah Kepemimpinan
Bupati dan Wakil Bupati Banyumas dari Masa ke Masa: Menelusuri Jejak Sejarah Kepemimpinan Banyumas/istimewa

Perpecahan wilayah Banyumas menjadi Kasepuhan dan Kanoman menciptakan dua kepemimpinan yang berjalan paralel. Namun, pada akhirnya, kedua wilayah kembali bersatu di bawah kepemimpinan Cakranegara II.

Daftar Pemimpin:

Martadireja II (1830–1832)

Cakranegara I (1832–1864)

Cakranegara II (1864–1879)

Martadireja III (1879–1913)

Pada era ini, pengaruh kolonial Belanda semakin terasa, dengan kebijakan yang memengaruhi struktur pemerintahan lokal.

Periode Modern Awal (1913–1957)

Era ini merupakan masa transisi dari pemerintahan tradisional ke sistem modern. Beberapa tokoh seperti Ganda Subrata dan Sujiman Gandasubrata berperan penting dalam mengarahkan Banyumas menuju era modernisasi.

Daftar Pemimpin:

Ganda Subrata (1913–1933)

Sujiman Gandasubrata (1933–1948)

Sapangat Kartanegara (1948–1950)

Moh. Kabul Purwodireja (1950–1953)

R.E. Budiman (1954–1957)

Kepemimpinan Pasca Kemerdekaan (1957–1988)

Setelah Indonesia merdeka, Banyumas mulai menata ulang sistem pemerintahan dengan menyesuaikan dinamika nasional. Kepemimpinan tokoh-tokoh seperti Soekarno Agung dan Poedjadi Jaringbandayuda menunjukkan fokus pada pembangunan infrastruktur dan pengembangan sosial.

Daftar Pemimpin:

M. Mirun Prawiradireja (1957)

R. Bayu Nuntoro (1957–1960)

R. Subagyo (1960–1966)

Soekarno Agung (1966–1971)

Poedjadi Jaringbandayuda (1971–1978)

R.G. Rudjito (1978–1988)

Masa Kontemporer (1988–2024)

Editor: Arbi Anugrah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut