CILACAP, iNewsCilacap.id - Hujan deras sejak Jumat-Sabtu (7-8/10) menyebabkan sejumlah titik rel kereta api (KA) di wilayah Daop 5 Purwokerto khususnya di wilayah Cilacap amblas. Akibatnya, sejumlah perjalanan KA terhambat dan tertahan di beberapa stasiun.
Setidaknya terdapat tiga titik jalur KA di Kabupaten Cilacap yang amblas setelah tergerus air antara Stasiun Jeruklegi hingga Kawunganten. Salah satu titik rel kereta api yang amblas, yakni di Desa Jeruklegi Kulon, Cilacap.
Rel sepanjang 15 meter amblas setelah tergerus air hujan. Bantalan rel dan batu mengalami amblas, sehingga membahayakan perjalanan kereta api.
Sebelumnya terjadi genangan banjir menerjang badan rel. Petugas dari KAI Daop 5 Purwokerto terus melakukan perbaikan di rel yang amblas.
“Perbaikan dilakukan dengan memperkuat bantalan rel dengan batu koral,” kata Humas PT KAI Daops 5 Purwokerto, Krisbiantoro, Sabtu (8/10/2022).
Amblasnya rel jalur selatan mengganggu sejumlah perjalanan kereta api jurusan Surabaya-Bandung. Perjalanan KA tertahan di sejumlah stasiun, mulai Stasiun Kroya, Cilacap, Jeruklegi dan Stasiun Kawunganten.
Berikut sejumlah KA yang alami keterlambatan akibat gangguan perjalanan Kereta Api di wilayah Daop 5 Purwokerto.
1. KA Mutiara Selatan (KA 132) relasi KiaraCondong-Surabaya Gubeng lambat 378 menit.
2. KA Turangga (KA 79) relasi Surabaya Gubeng-Bandung lambat 373 menit.
3. Parcel Selatan (KA 300G) lambat 329 menit.
4. KA Malabar (KA 119) relasi Malang-Kiaracondong lambat 309.
5. KA Kutojaya Selatan (KA 312) relasi Kiaracondong-Kutoarjo lambat 281 menit.
6. KA Mutiara Selatan (KA 131) relasi Surabaya Gubeng-Kiaracondong lambat 324 menit.
7. KA Parcel Selatan (KA 299C) lambat 199 menit.
8. KA Kahuripan (KA 284) relasi Kiaracondong-Blitar lambat 217 menit.
Editor : Arbi Anugrah